Langsung ke konten utama

Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
      Disini saya akan membagikan pengetahuan saya mengenai konservasi flora dan fauna di indonesia. Nah, langsung saja untuk pembahasan materinya akan saya jelaskan
1. Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia
     Berdasarkan UU No.26 Tahun 2007 kawasan yang dilindungi bagi pelestarian alam terbagi menjadi dua yaitu kawasan pelestarian alam dan kawasan suaka alam.
a.  Kawasan suaka alam
          Kawasan suaka alam memiliki fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan. Kawasan suaka alam terdiri sebagai berikut.
1). Cagar biosfer, adalah kawasan yang dilestarikan untuk melindungi flora dan fauna yang ada didalamnya.
Contoh cagar biosfer yang ada di Indonesia: Cibodas,Taman laut Wakatobi,Gunung Leuser,Tanjung Puting,Komodo, Pulau Siberut,Giam Siak Kecil-Bukit Batu,dan Lore Lindu.
2). Cagar alam, adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan,satwa,dan ekosistem.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Birrul Walidain (Berbakti kepada kedua orang tua)

  Birrul Walidain               Birrul walidain memiliki arti berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada orang tua bisa dilakukan secara lahir maupun batin. Berbakti secara lahir seperti membantu orang tua membersihkan lantai, mencuci piring, bertutur kata yang baik. Lalu, berbakti secara batin seperti mendoakan kedua orang tua agar selalu diberikan kekuatan, umur, dan kemudahan dalam setiap langkah untuk senantiasa menjalani kewajiban sebagai orang tua.               Begitu pentingnya kita untuk berbakti kepada orang tua hingga berdasarkan syariat birrul walidain berada di urutan kedua setelah beribadah kepada Allah swt. Ada beberapa ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang birrul walidain ini, salah satunya dalam QS. An-Nis     a ayat ke 36 berikut :             Dalam aya...

Teks Observasi - Bahasa Indonesia Kelas X SMA

Teks Observasi (Bahasa Indonesia) Teks observasi adalah teks yang berisi informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung terhadap suatu objek tertentu. Teks ini disampaikan secara faktual dan objektif untuk tujuan tertentu. Tujuan pembuatan teks observasi antara lain untuk memperoleh data atau informasi yang akurat, mengidentifikasi masalah atau kekurangan pada objek yang diamati, mengambil keputusan yang lebih efektif berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, menemukan suatu cara atau metode tertentu untuk mengatasi permasalahan yang ada, dan sebagainya[1]. Struktur teks observasi terdiri dari pernyataan umum yang berisi keterangan umum tentang objek yang diamati, penjelasan atau deskripsi teks mengenai detail objek, dan kesimpulan. Kesimpulan teks observasi berupa ringkasan umum dari hasil pengamatan yang telah dilakukan[1][2][3][4][6]. Kaidah kebahasaan teks observasi meliputi penggunaan frasa verbal atau kelompok kata kerja yang digunakan untuk membuat klasifikasi, pengg...

Kerangka Karangan Teks Eksposisi

Hallo sobat semua, kali ini saya akan membahas seputar mata pelajaran Bahasa Indonesia.Lebih tepat nya kita akan membahas tentang cara membuat kerangka karangan pada teks eksposisi yang biasanya kita jumpai pada kelas X.Bagi kalian yang merasa kesulitan dengan tugas sekolah kalian,saya akan bantu nih supaya bisa dapat nilai yang memuaskan dari guru guru kalian. Harap perhatikan baik baik ya… Sebelum kita praktek tentang cara membuat kerangka teks eksposisi, saya mau perkenalkan kalian tentang teks eksposisi. Pengertian Teks Eksposisi       Teks eksposisi adalah sebuah teks yang berisi informasi yang bertujuan untuk menjelaskan informasi tertentu terhadap pembacanya. Struktur Teks Eksposisi       Nah,setelah kita mengetahui pengertian dari teks eksposisi sendiri, saya akan menjelaskan struktur teks eksposisi sendiri.Teks eksposisi terdiri atas 3 struktur yaitu : 1.      Tesis atau Pernyataan Pendapat ...